Customer Reviews
See what our customers have to say about their experience with us.
133 reviews
Dias Puspita M
Tempat ini sangat keren!!! Cocok untuk mahasiswa magang, pak Jumawan selaku pengelola konservasi sangat ramah dan super baik, lingkungan sekitar ramah ramah banget!! Pokoknya sangat enjoy disini
Nonalash Studio
PAUD Fatimah
Edukasi yg menarik buat anak2
nada
Wisata edukasi yang patut dikunjungi.
arti suwarti
Tdk ada biaya masuk.. gratis... Keikhlasan untuk memberikan donasi, agar penyu penyu tetap lestari.. Ada mushola …
Rizka PS May
Fajriatun Nur
Saya rasa tempat ini cocok untuk wisata edukasi tentang penyu (khususnya penyu lekang). Apalagi banyak info terkait penyu. Ada tempat untuk tukik yang menetas, tempat penetasan, playground, kafe, toilet. Sayangnya tempat masih terlalu sederhana. Sayang sebenarnya, punya potensi bagus. Semoga bisa terus berkembang.
Aden Attan
fadly rudiana
Ms. Tri
Tempat wisata edukasi yang bagus, pas untuk anak2 karena banyak wahana permainan untuk anak2, tempat bersantai bagi orang tua yang menunggu. Udaranya sejuk dan penyunya juga lucu
Fakhri Humaidi
Lokasi yang sangat mudah dijangkau dari gerbang masuk Pantai Sodong dengan akses jalan yang cukup baik. Dapat diakses dengan kendaraan roda dua hingga bus ukuran besar. Pemandangan sekitar yang masih sangat asri dan angin berhembus silir-semilir. Kebersihan sangat terjaga, baik dari area utama hingga toilet. Biaya masuk gratis dan pengelola menyediakan kotak donasi yang dananya diperuntukkan bagi biaya operasional konservasi seperti penyediaan bahan bakar untuk kapal pengambil air laut serta penyediaan sembako bagi warga yang membantu patroli telur penyu/menyerahkan telur penyu ke konservasi. Pengelola konservasi yang saya temui, Bapak Jumawan, inisiator konservasi tersebut, sangat ramah dan supel. Beliau senang berbagi cerita terkait tantangan serta peluang ekosistem pengelolaan konservasi penyu. Telaten dan teratur dalam bertutur sehingga informasi mudah dicerna, sangat cocok untuk memberikan pengajaran bagi pelajar yang berkunjung. Fasilitas konservasi bagi penyu terbagi ke dalam Area Penetasan, Area Inkubasi dan Area Edukasi (Mohon maaf jika namanya kurang tepat karena saya kurang hafal betul). Area pertama merupakan tempat di mana telur-telur penyu yang diserahkan masyarakat ditanam ke dalam pasir untuk dierami hingga menetas. Area Inkubasi menjadi sarana bagi para tukik untuk belajar berenang selama dua minggu sebelum siap dilepasliarkan ke laut. Area ketiga diisi oleh Penyu Lekang, Kura-Kura Brasil, Kura-Kura Darat, serta Labi-Labi dewasa yang dipelihara untuk tujuan edukasi. Terdapat juga satwa lain seperti musang, monyet, dan burung. Fasilitas lain meliputi satu pintu gerbang, dua toilet, satu ruangan/pendapa/balai untuk kunjungan wisata/edukasi lengkap dengan pengeras suara. Total, tempat ini dapat menampung hingga 100 pengunjung. Sebagai info tambahan, umumnya Penyu akan bertelur pada periode bulan Mei. Setelah dierami di konservasi selama 47 hari, telur akan menetas pada periode Juni-Juli. Periode tersebut merupakan periode yang tepat jika ingin menyaksikan langsung proses menetasnya tukik di Area Penetasan. Maju terus Pak Jumawan dan tim untuk mencapai visi yang telah ditetapkan. Terima kasih atas inspirasi serta ilmu yang telah dibagi🫱🏻🫲🏾
Tri Murni
Terimakasih telah berbagi ilmu
Write Review in the App
To write a review, please use the CilacapConnect app. Download for free!